Pasang Iklan
Mengapa komputer lama saat dihidupkan? apakah ada yang salah pada sistemnya atau pada komputernya? apakah komputer mengalami kerusakan? pertanyaan itu sering muncul ketika kita menghidupkan komputer tetapi loading startup untuk menampilkan windows menjadi sangat lama. Pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang cara mempercepat startup windows sehingga anda tidak perlu menunggu lama saat menghidupkan komputer. Pada saat komputer pertama kali dihidupkan, komputer akan meload semua program-program yang ada untuk ditampilkan pertama kali pada windows, jika semakin banyak program yang akan dibuka oleh system maka proses untuk meload data dari program membutuhkan waktu yang lama pula. untuk itu ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mempercepat loading startup pada komputer:

1.  Langkah pertama kita akan meminimalis program yang akan dibuka oleh system pertama kali dengan masuk ke system startup yaitu dengan menekan Windows + R pada keyboard atau mencari run pada windows anda.
2.  Langkah kedua ketikkan msconfig pada jendela run kemudian klik OK atau menekan ENTER.

3.  Akan muncul system configuration, setelah itu klik startup pada menu bar dibagian atas
4.  Setelah muncul pilih disable all atau anda bisa mencentang program yang diinginkan. kemudian klik apply dan OK

5.  Selanjutnya pilih boot pada menu bar kemudian pilih advanced options

6.  Centang number of prosessor kemudia pilih 2 jika komputer anda dual core dan pilih yang lain jika komputer anda mempunyai spesifikasi yang lebih tinggi. selanjutnya klik OK

7.  Kemudian anda akan kembali ke jendela system configuration, Klik OK untuk menyimpan hasil settingan.

Semoga artikel ini bisa membantu .....
Windows update biasanya sering kita jumpai pada saat komputer dimatikan dan ada pemberitahuan dan windows akan melakukan automatic update terhadap system. windows akan memperbaiki seluruh system dan meng-updatenya secara berkala jika kita menghidupkan fitur automatic windows update. Akan tetapi kebanyakan orang tidak menyukai fitur ini karena proses shutdown akan menjadi sangat lama, Komputer akan mati jika windows sudah selesai melakukan update seluruh system sehingga membutuhkan waktu yang lumayan lama. Untuk itu pada postingan kali ini saya akan berbagi tentang cara menonaktifkan windows update, berikut langkah-langkahnya:
1.   Langkah yang pertama, masuk ke control panel pada windows.
2.   Langkah yang kedua, klik pada pilihan system and security.

3.   Langkah selanjutnya, klik pada menu windows update.

4.   Keempat, setelah anda masuk ke menu windows update, klik change settings pada sidebar bagian kiri untuk mematikan windows update.

5.   Pada important update, klik dan pilih never check for updates, kemudian klik OK pada tombol bagian bawah.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan membantu ...
Install Windows dengan flashdisk adalah cara yang paling tepat untuk install netbook atau laptop yang tidak ada CD Room nya. Apalagi laptop banyak sekali yang CD Room nya sudah rusak sehingga dari pada kita membeli CD Room external lebih baik memanfaatkan flashdisk sebagai media instalasi. kita bisa instal windows 7 atau windows XP sesuai dengan keinginan kita. Akan tetapi pada kesempatan ini saya akan berbagi instal windows 7 dengan flashdisk karena antara windows 7 dan windows XP mempunyai tool yang berbeda untuk menjalankannya. Sebelum melakukan instalasi ada beberapa peralatan yang harus dipersiapkan, diantaranya:
1. Soft copy OS windows 7 degan file ISO
2. Software Windows 7 USB DVD Tool
3. Flashdisk dengan ukuran minimal 4 GB
4. Laptop / komputer yang akan diinstal tentunya.

Jika semua peralatan diatas sudah dipersiapkan, maka yang harus kita lakukan adalah membuat flasdisk instalasi terlebih dahulu. Berikut adalah langkah-langkah membuat flasdisk installasi windows:

1.   Instal Software Windows 7 USB DVD Tool pada komputer anda.
2.   Setelah selesai instalasi, jalankan program Windows 7 USB DVD Tool.
3.   Kemudian tancapkan flashdisk yang akan dibuat instalasi ke komputer anda (jangan lupa backup data flashdisk karena flashdisk akan diformat nantinya oleh program.)
4.   Pada tampilan program Windows 7 USB DVD Tool pilih browse untuk memilih file windows yang disimpan tadi. selanjutnya klik NEXT.


5.   Pada step kedua pilih USB Device karena kita menggunakan USB Flashdisk untuk media instalasinya.

6.   Pada langkah selanjutnya, aplikasi akan mendeteksi flashdisk yang digunakan selanjutnya pilih begin copy untuk melanjutkan proses. Maka akan muncul menu untuk menghapus semua data flashdisk anda. Klik erase USB Device untuk memformat flashdisk dan proses akan berjalan dengan sendirinya.


7.   Jika ada proses seperti dibawah ini berarti anda diminta untuk sabar menunggu sampai proses format dan copy data selesai, jika sudah complete maka close program tanpa harus memilih start over lagi.

8.   Jika semua proses selesai maka tancapkan flashdisk instalasi anda pada laptop yang akan diinstal, kemudian nyalakan.
9.   Setting bios anda agar dan pilih USB sebagai priority bootnya agar komputer anda bisa mendeteksi flashdisk untuk boot.
10. Selanjutnya jalankan seperti proses instalasi windows seperti biasanya

Catatan: 
Jika anda menggunakan antivirus AVIRA maka anda harus menon-aktifkan terlebih dahulu antivirus avira anda karena boot pada flashdisk akan terdeteksi virus dan akan di block oleh AVIRA.

semoga bermanfaat ....