Setting IP address pada windows 7 memang sedikit berbeda dengan windows XP sehingga orang yang sudah terbiasa dengan windows XP kadang merasa bingung langkah-langkahnya. Pada dasarnya setting IP address digunakan dengan tujuan untuk memberi IP static pada komputer sehingga bisa terkoneksi dengan jaringan. Berikut adalah langkah-langkah setting IP address pada windows 7:
Langkah pertama: klik start pada windows 7 anda,kemudian pilih control panel.
Langkah kedua: pada menu control panel pilih view network status and tasks yang berada di bawah Network and Internet.
Langkah ketiga: setelah anda masuk ke view network status and tasks, anda akan dibawa masuk ke network and sharing center seperti gambar dibawah ini. kemudian pilih change adapter setting pada menu bagian kiri.
Langkah keempat: klik kanan pada icon Local Area Connection, kemudian pilih properties.
Langkah kelima: Setelah masuk pada menu local area connection, pilih internet protocol version 4 (TCP/IPv4) kemuan klik properties
Langkah Keenam: Pada menu internet protocol version 4 (TCP/IPv4) centang use the following IP Address kemudian isi IP address sesuai yang di inginkan, saya beri contoh 192.168.1.1
Setelah IP address sudah diisi, kemudian klik OK pada tombol bagian bawah.
dan selamat anda sudah bisa setting IP Address pada windows 7
Semoga artikel ini bermanfaat .......
Langkah pertama: klik start pada windows 7 anda,kemudian pilih control panel.
Langkah kedua: pada menu control panel pilih view network status and tasks yang berada di bawah Network and Internet.
Langkah ketiga: setelah anda masuk ke view network status and tasks, anda akan dibawa masuk ke network and sharing center seperti gambar dibawah ini. kemudian pilih change adapter setting pada menu bagian kiri.
Langkah keempat: klik kanan pada icon Local Area Connection, kemudian pilih properties.
Langkah kelima: Setelah masuk pada menu local area connection, pilih internet protocol version 4 (TCP/IPv4) kemuan klik properties
Langkah Keenam: Pada menu internet protocol version 4 (TCP/IPv4) centang use the following IP Address kemudian isi IP address sesuai yang di inginkan, saya beri contoh 192.168.1.1
Setelah IP address sudah diisi, kemudian klik OK pada tombol bagian bawah.dan selamat anda sudah bisa setting IP Address pada windows 7
Semoga artikel ini bermanfaat .......
IP Address adalah alamat yang diberikan untuk jaringan komputer yang menggunakan protokol TCP IP. IP address terdiri dari 32 bit angka biner yang dapat dituliskan menjadi 4 kelompok bilangan decimal yang dipisahkan dengan tanda titik, sebagai contoh : 192.168.10.1. IP address terdiri dari 2 bagian yaitu network ID dan host ID, network ID adalah alamat dari jaringan komputer sedangkan host ID adalah alamat dari host seperti komputer, router dan lain-lain. Pemberian IP address pada komputer harus bersifat unik sehingga IP address setiap komputer berbeda-beda.
Pembagian Kelas IP Address
Pembagian Kelas IP Address
- IP Address Kelas A, merupakan IP address dengan jumlah yang sangat besar, sehingga biasanya digunakan untuk jaringan yang sangat besar dengan jumlah host yang sangat banyak. Sebagai contoh pada penggunaan IP address : 113.46.5.6 , 113 berfungsi sebagai network ID sedangkan 46.5.6 berfungsi sebagai host ID nya.
- IP Address Kelas B, merupakan IP address dengan jumlah host yang sedang, jumlah maksimal host berkisar 65.534 host, sehingga IP ini cocok untuk jaringan dengan jumlah host yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Sebagai contoh penggunaan IP address Kelas B adalah : 132.92.121.1 , 132.92 berfungsi sebagai network ID sedangkan 121.1 berfungsi sebagai host ID.
- IP Address Kelas C, merupakan IP address dengan jumlah host yang sangat kecil sehingga IP address ini digunakan untuk jaringan kecil seperti disekolah-sekolah, dikantor-kantor maupun instansi rumahan, jumlah maksimal host pada IP address ini hanya 254 host. Seabagai contoh penggunaan IP Address Kelas C adalah : 192.168.1.2 , 192.168.1 merupakan network ID dan 2 merupakan host ID-nya.
Nama Protocol jaringan atau protokol jaringan komputer dan kegunaannya:
- DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) merupakan protokol dalam jaringan yang berfungsi sebagai pendistribusi alamat IP dalam jaringan dengan jumlah alamat IP yang terbatas.
- DNS (Domain Name Server) merupakan databasenama domaindengan alamat IP sehingga bisa dikenali oleh perangkat yang lain.
- FTP (File Transfer Protocol) merupakan protocol dalam jaringan yang berfungsi untuk transfer file dalam jaringan.
- HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) adalah protokol yang berfungsi untuk transfer file HTML dari web.
- MIME (Multipurpose Internet Mail Extention) adalah sebiah protokol yang berfungsi untuk mengirim file binary dalam bentuk text.
- POP (Post Office Protocol) merupakan protokol yang bertugas untuk mengambail mail dari server.
- SMB (Server Massage Block) adalah protokol yang bertugas untuk transfer berbagai server file DOS dan windows.
- SMTP (Simple Mail transfer Protocol) merupakan protokol untuk pertukaran e-mail
- SNMP (Single Network management Protocol) merupakan protokol yang berfungsi untuk manajemen jaringan.
- Telnet adalah protokol yang berfungsi untuk akses dari jarak jauh.
- TFTP merupakan protokol untuk transfer file.
- NETBIOS (Network Basic Input Output System) merupakan bios jaringan standar
- RPC ( Remote Procedure Call) merupakan prosedur pemanggilan jarak jauh
- TCP (Transmission Control Protocol) merupakan protokol untuk pertukaran data berorientasi.
- UDP (User Datagram Protocol) merupakan protokol untuk pertukaran data tidak berorientasi.
- IP (Internet Protocol) merupakan protokol untuk menerapkan routing
- RIP (Routing Information Protocol) merupakan protokol untuk memilih routing.
- ARP ( Address Resolution Protocol) merupakan protokol yang bertugas untuk mendapatkan informasi hardware dari alamat IP.
- RARP (Reverse ARP) adalah kebalikan dari ARP yaitu protokol yang berfungsi untuk mendapatkan informasi alamat IP dari hardware.
Dalam jaringan komputer ada 2 buah model referensi jaringan yang sering dipakai yaitu network layer model OSI dan layer TCP IP. Melanjutkan artikel sebelumnya tentang Network layer model OSI, kali ini saya akan berbagi tentang layer TCP IP. Berbeda dengan model OSI, layer pada TCP IP terbagi menjadi 4 lapis (layer). Keempat layer tersebut meliputi:
- Proses/Aplication merupakan layer yang berfungsi sebagai perantara interaksi antara pengguna dengan sistem jaringan. Layer ini mempunyai fungsi sama seperti layer Aplication, Presentation dan Session pada layer network model OSI.
- Host to host merupakan lapisan ini berfungsi sebagai pengatur alur data diantara terminal sehingga kesalahan atau kerugian pada saat transmisi dapat diminimalisir. Host to host mempunyai fungsi yang sama seperti layer transpot pada layer network model OSI.
- Internet merupakan layer yang berfungsi sama seperti lapisan network pada model OSI. Pada layer ini terjadi pengiriman data dalam jaringan dengan skala yang lebih luas yaitu internet.
- Network Access merupakan layer yang berfungsi untuk mentransmisikan data melalui jaringan tunggal. lapisan ini mempunyai fungsi yang sama seperti lapisan Data link dan physical pada model OSI. Pada lapisan ini data dari lapisan internet akan dtransmisikan ke alamat tujuan.
OSI (Open System Inter-conection) merupakan lembaga yang bertugas mengeluarkan standarisasi di bidang teknologi. Dalam standarisasi tersebut suatu jaringan dibagi kedalam tujuh layer yang berbeda dan masing-masing layer tersebut memiliki fungsi dan peranan yang berbeda pula. Ketujuh lapisan tersebut meliputi:
semoga artikel ini bermanfaat ..........
- Aplication merupakan suatu lapisan yang bertugas untuk mengelola interaksi dengan pengguna. Salah satu contoh yang ada pada lapisan ini adalah Sistem Operasi.
- Presentation merupakan lapisan jaringan yang bertugas untuk menterjemahkan data dari sistem yang berbeda atau berlainan sehingga menjadi data yang mudah dipahami dan mudah dimengerti oleh pengguna komputer.
- Session merupakan lapisan jaringan yang berfungsi untuk mengatur waktu koneksi dan sesi komunikasi antar terminal.
- Transport merupakan lapisan jaringan yang bertugas untuk mengatur urutan pengiriman data dalam jaringan sehingga data yang terkirim tidak mengalami tabrakan data. Pada lapisan ini juga juga mendeteksi jika terjadi kesalahan atau permasalahan pada proses pengiriman data.
- Network adalah lapisan yang berfungsi sebagai tempat memecah data menjadi beberapa bagian sebelum pengiriman. Pada lapisan ini pengriman paket data akan disertakan alamat pengirim dan alamat yang dituju.
- Data Link merupakan suatu lapisan jaringan yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas pengiriman data, data akan dikodekan terlebih dahulu sebelum data dikirim ataupun diterima.
- Physical layer merupakan lapisan yang paling bawah dari model ini, Pada layer ini berupa perangkat keras yang berhungan dengan jaringan komputer seperti kabel, Switch, hub, LAN Card dan lain-lain.
semoga artikel ini bermanfaat ..........
Topologi jaringan token ring mempunyai ciri khusus yaitu berbentuk lingkaran seperti cincin dalam desainnya dan semua workstation dan server dihubungkan menjadi satu membentuk pola lingkaran. Setiap workstation maupun server akan menerima data atau informasi yang disharing, jika alamat yang dimaksud sesuai dengan maka informasi atau data akan diterima, dan jika alamat yang tidak sesuai maka informasi tersebut akan dilewatkan ke komputer yang lain.
Kelebihan dari topologi ini adalah desain dalam jaringan sangat mudah dan sederhana, juga tidak membutuhkan banyak kabel jaringan untuk menghubungkannya selain itu pada topologi ini tidak ada tabrakan pengiriman data atau collision seperti pada topologi jaringan bus. Sedangkan kelemahan dari topologi token ring setiap node dalam jaringan akan ikut mengelola data atau informasi yang di sharing sehingga jika salah satu node mengalami gangguan maka selurung jaringan akan terganggu dan pengiriman data tidak bisa disampaikan.
Kelebihan dari topologi ini adalah desain dalam jaringan sangat mudah dan sederhana, juga tidak membutuhkan banyak kabel jaringan untuk menghubungkannya selain itu pada topologi ini tidak ada tabrakan pengiriman data atau collision seperti pada topologi jaringan bus. Sedangkan kelemahan dari topologi token ring setiap node dalam jaringan akan ikut mengelola data atau informasi yang di sharing sehingga jika salah satu node mengalami gangguan maka selurung jaringan akan terganggu dan pengiriman data tidak bisa disampaikan.




